Semakin berilmu seseorang, seharusnya ia semakin tahu akan tanda-tanda Kebesaran Allah SWT, maka seharusnya pula ia semakin beriman kepada-Nya, semoga kita bagian dari orang-orang itu, Amin.

Selasa, 24 Juni 2014

KEKUATAN HATI ( QOLBU )

Kalau fikiran manusia ada di otak yang terletak di kepala, dimanakah letak hati manusia? Pada zaman dahulu para pakar Sumerian Asyirian berpendapat bahwa manusia berfikir dan merasa menggunakan organ hati (liver). Hal ini dibantah oleh Aristoteles yang menganggap manusia berfikir dan berperasaan dengan jantung (heart). Kedua pendapat tersebut mempunyai pengikut masing masing, penggunaan istilah liver berkembang didaerah selatan terutama Asia, dan heart berkembang di utara terutama Eropa. Namun didaerah selatan kini pengertian hati (liver) telah menjadi rancu, mereka mengatakan hatiku sangat sakit tapi yang diurut bagian dada (lokasi jantung).
Dalam Al Qur’an A Al Hajj 46 dengan jelas dinyatakan bahwa qalbu itu berada dirongga dada ( mungkin jantung?).

46- maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. ( Al Hajj 46)
Rasulullah mengatakan bahwa didada manusia ada segumpal darah, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh manusia itu jika dia buruk maka manusia itupun menjadi buruk pula.
didalam hati (qolbu) manusia terdapat empat ruangan yaitu:
1. Yang diinginkan.
Ingin senang, kaya, bahagia, sukses, aman , nyaman, nikmat, serba cukup, sehat, kuat.
2. Yang di takuti
Takut mati, miskin., susah, sengsara, melarat, hina, sakit, lemah.
3. Penyakit hati
Musyrik, kafir, dengki, hasud, dendam, ria, sombong, takabur, malas, khianat.
4. Kekuatan hati
Iman, Taqwa, Ikhlas, sabar, jujur, amanah, santun, syukur, ridha, pemaaf, pemurah, penyayang.

Empat ruang dalam hati yang mempengaruhi jalan hidup Manusia Dan tujuh tingkatan nafsu manusia menurut ajaran tasawuf.
Manusia ingin bahagia, kaya, senang, sejahtera dan takut mati, miskin, sengsara ataupun melarat. Untuk mencapai yang diinginkan dan menjauh dari yang ditakuti manusia dirongrong oleh penyakit hati yang berupa kemusyrikan, kafir, sombong, dengki, ujub, takabur, ria sifat ini ditiupkan oleh syetan kedalam hati manusia.
Jika sifat buruk yang ditiupkan syetan itu merajalela dalam hati dan hati mejadi busuk penuh penyakit maka manusia akan gagal mencapai yang diingini bahkan sebaliknya akan terjerumus kelembah yang ditakuti tersebut.
Sebaliknya jika hati dipenuhi kekuatan Iman, taqwa, tawakkal sabar, iklas, jujur, amanah dan sifat lainnya yang mendapat ridha Allah niscaya ia akan menemui apa yang diinginkan yaitu bahagia, kaya, senang, aman sejahtera.
Hati atau Qolbu adalah bagian penting dari manusia yang tetap berfungsi sejak hidup didunia sampai terus di akhirat kelak. Fungsi hati atau Qalbu tidak berhenti atau putus akibat datangnya kematian. Bagian tubuh lain seperti mata, telinga, otak dan seluruh tubuh tidak berfungsi lagi setelah datangnya kematian. Namun hati akan tetap berperan dialam barzakh, dihari berbangkit sampai dihari berhisab kelak. Hati yang jernih dan bersih akan membawa kita pada kehidupan yang sejahtera dan kekal selamanya di sisi Allah baik didunia maupun diakhirat. Hati yang kotor, busuk dan penuh penyakit akan membawa kita kepada kesulitan dan kesengsaraan abadi selama hidup didunia dan di akhirat kelak.
Perhatikan do’a Nabi Ibrahim yang didalam S. As Syu ‘ara ayat 87-89




87- dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
88- (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
89- kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih

Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar jangan dihinakan pada hari berbangkit, dihari yang tiada bermanfaat harta dan anak anak, pangkat dan jabatan, karib dan sanak famili, kecuali orang yang datang menghadapNya dengan hati yang bersih. Disini tergambar bahwa hati tetap memegang peranan penting sampai dihari berbangkit kelak, dikala bumi telah lenyap dan diganti dengan kehidupan lain diakhirat kelak.
Orang yang hatinya busuk, kotor penuh penyakit juga akan merasakan akibat kekotoran hatinya itu kelak diakhirat, seperti digambarkan Allah dalam S Al Baqarah ayat 10 dan An Naazi’aat 6-9:

10- Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. ( Al Baqarah 10)



6- (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
7- tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
8- Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
9- pandangan tunduk. ( An Naazi’aat 6-9 )

Dari beberapa keterangan diatas jelas bahwa hati tetap memegang peranan sampai dihari berbangkit kelak. Fungsi hati tidak berhenti dengan datangnya kematian. Ia tetap memegang peranan selama hidup didunia, setelah datang kematian, dialam barzakh, dihari berbangkit bahkan sampai hari berhisab kelak.Karena itu jagalah hati jangan sampai dipenuhi penyakit dan kebusukan yang akan mencelakakan kita didunia dan akhirat kelak. Bersihkan hati dari kotoran dan penyakit, tanamkan Iman, Taqwa, Tawakkal dan berbagai sifat baik lainnya didalam hati, hingga dapat dicapai berbagai kebaikan selama hidup didunia dan di akhirat kelak.


Tujuh tingkat nafsu menurut ahli tasawuf
Selama menjalani kehidupan didunia hati manusia akan mengalami perubahan dari keadaan keruh menjadi jernih melalui tujuh tingkat nafsu.
Para ahli tasawuf membagi nafsu manusia menjadi tujuh tingkatan , yaitu
1. Nafsul Amarah, ini adalah tingkatan yang paling rendah. Nafsul amarah cenderung mendorong manusia untuk melakukan perbuatan keji dan rendah. Keberadaan nafsu ini disebutkan dalam s. Yusuf ayat 53

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Yusuf 53)
Sifat orang yang mempunyai nafsul amarah antara lain mudah marah, sombong, takabbur, tamak, kikir , dengki dan hasud, sering memperturutkan keinginan syahwat secara berlebihan.


2. Nafsul Lawwamah, tingkat yang lebih tinggi adalah nafsul lawwamah. Nafsu ini sering mengkritik dan menyesali tindakan yang tidak patut yang dilakukan atas dorongan nafsul lawwamah. Keberadaan nafsu ini disebutkan dalam S Al Qiyamah ayat 2:


dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri) (Al Qiyamah 2)

Pada tingkatan ini seseorang akan menyesali perbuatan buruknya, dia sering merenung dan mengkritik semua perbuatannya yang keliru. Selanjutnya dia berusaha agar perbuatan buruk yang telah dilakukan tidak terulang lagi.
3. Nafsul Mulhammah, tingkat nafsu yang ketiga adalah nafsul mulhammah. Keberadaannya disebutkan dalam S Asy Syam ayat 7-10.

7- dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
8- maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,
9- sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,
10- dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
( Asy-Syam 7-10)

Orang yang telah mencapai tingkatan ini telah mampu mengendalikan dirinya dari keingainan nafsu yang rendah. Ia bisa membedakan yang hak dan batil. Ia selalu menjaga dirinya dari melakukan perbuatan tercela dan selalu berusaha untuk meningkatkan iman dan taqwanya. Berusaha mengerjakan amal soleh sebanyak banyaknya.

4. Naffsul Muthmainnah, tingkat nafsu yang kempat adalah nafsul Muthmainnah, keberadaan nafsu ini disebutkan dalam S Al fajr 27-31.

27- Hai jiwa yang tenang.
28- Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.
29- Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku,
30- dan masuklah ke dalam surga-Ku.

Orang yang telah mencapai tingkat ini jiwanya jadi tenang , penuh rasa tawakkal, ridho dengan semua ketetapan Allah , tidak disentuh rasa duka , sedih dan cemas.

5. Nafsul Radhiah , orang yang mencapai tingkat ini selalu merasa puas dengan apa yang diterimanyadari Allah . Bagi mereka sama saja kejadian baik maupun buruk yang menimpanya. Hatinya tidak terpengaruh oleh kehidupan dunia. Mereka selalu kembali pada Allah dan ridho dengan semua keputusannya.

6. Nafsul Mardhiyah, Tingkat ini lebih tinggi daripada Nafsul Radhiyah. Ia adalah orang yang sangat dekat dan dicintai Allah. Merekalah yang dimaksud oleh salah satu hadist Qudsi:
“SENANTIASA HAMBAKU MENDEKATKAN DIRI KEPADAKU DENGAN MENGERJAKAN IBADAH IBADAH SUNAH HINGGA AKU CINTA PADANYA. MAKA APBILA AKU TELKAH MENCINTAINYA, JADILAH AKU PENDENGARANNYA YANG DENGANNYA IA MENDENGAR, PENGLIHATANNYA YANG DENGANNYA IA MELIHAT,PERKATAANNYA YANG DENGAN YA IA BERKATA KATA, JADILAH AKU TANGANNYA YANG DENGANNYA IA BERBUAT, JADILAH AKU KAKINYA YANG DENGANNYA IA MELANGKAH, DAN AKALNYA YANG DENGANNYA IA BERFIKIR”

Semua langkah dan perbuatannya dilakukan atas bimbingan dan petunjuk Allah, seperti apa yang telah dilakukan Nabi Khidir dan tidak dipahami oleh Nabi Musa .
Dia tidak bertindak dengan kemauan sendiri, melainkan dengan bimbingan dan kehendak Allah

7. Nafsul Kamilah, ini adalah tingkatan para Nabi dan Rasul, manusia suci dan sempurna, yang selalu berada dalam pengawasan dan bimbinganNya. Terpelihara dari perbuatan yang tercela.
Untuk meraih tingkatan nafsu dari level rendah sampai yang tinggi seperti tersebut diatas diperlukan perjuangan yang gigih dan ulet. Tidak bisa didapat dengan santai tanpa usaha yang maksimal. Untuk naik dari satu tingkat ketingkat yang lebih tinggi dibutuhkan waktu yang cukup lama sampai bertahun tahun.
Insya Allah dengan hati yang bersih dan jernih kita bisa meraih kemenangan dunia dan akhirat. Menjalani hidup berbahagia didunia dan akhirat , tidak ditimpa kesedihan dan duka yang berlarut larut. Kelak ditempatkan Allah di taman syurga yang abadi dan hidup kekal selamanya disana.


Orang yang memperturutkan hawa nafsu
Orang yang mengikuti nafsul amarah berusaha memenuhi keinginan rendahnya dengan berbagai cara .Ia sangat rakus terhadap kebutuham syahwat, harta , makan , pujian , dan lain sebagainya. Hidupnya hanya untuk mengabdi pada pemenuhan kebutuhan nafsunya. Ia tidak perduli dengan peraturan halal atau haram , baginya memenuhi semua kebutuhan hawa nafsu nya adalah segala galanya.
Syetan mendoronganya untuk memenuhi kebutuhan nafsunya dan memperlihatkan indah semua perbuatannya yang buruk Mereka merasa mereka adalah orang yang benar dan mendapat petunjuk , setan telah menipu mereka, tapi mereka tidak menyadari. Firman Allah dalam S Az Zukhruf 36-37:

36- Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
37- Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. ( Az Zukhruf 36-37)

Bagi manusia hanya ada dua pilihan , mengabdi pada kepentingan hawa nafsu atau mengabdi Pada Allah. Orang yang mengabdi pada kepentingan hawa hawa nafsu dia akan lupa kepada Allah, sebaliknya orang yang mengabdi pada Allah harus rela mengalahkan kepentingan hawa nafsunya. Dua kepentingan yang berbeda ini tidak mungkin dijadikan satu . Seseorang tidak mungkin mengabdi kepada Allah sambil memuaskan kepentingan hawa nafsunya, Kita harus memilih satu diantara dua , mengabdi pada Allah atau pada kepentingan hawa nafsu.
Orang yang memperturutkan hawa nafsunya hatinya telah mati terkunci, dan tidak peduli dengan peringatan dan nasehat yang disampaikan padanya. Bagi mereka hal paling penting adalah memenuhi semua hasrat dan kebutuhan nafsunya.


16- Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): “Apakah yang dikatakannya tadi?” Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
( Muhammad 16)
Orang yang mengendalikan diri
Orang yang menginginkan kemuliaan bersama Allah berusaha mengendalikan dirinya dari memperturutkan keinginan hawa nafsu. Mereka menghadapkan hati ndan fikirannya pada Allah, mereka berusaha patuh pada syari’at dan aturan yang telah ditetapkan Allah, mereka tidak memperturutkan keinginan hawa nafsunya.

18- Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
( Jatsiyah 18)
Baginya Allah adalah segala galanya , ia tidak segan mengorbankan kepentingan hawa nafsunya untuk kepentingan di jalan Allah. Mereka rela mengorbankan kepentingan hawa nafsunya untuk mencari ridha Allah. Mereka itulah orang orang yang mendapat petunjuk dan kemenangan dunia dan akhirat.
Hati yang rusak ,penuh penyakit dan mati
Orang yang selalu memperturutkan keinginan hawa nafsunya hatinya akan menjadi rusak dan penuh penyakit. Jika tidak ada usaha untuk mengobati dan membersihkan nya dari penyakit akhirnya hati akan menjadi keras membatu dan akhirnya mati.

10- Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta
.( Al Baqarah 10)

7- Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
( Al Baqarah 7)

108- Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang lalai. ( An Nahl 108)
Orang yang hatinya telah rusak dan mati, hidup dalam kegelapan dan kekalutan. Hatinya sulit untuk menerima hidayah dan petunjuk Allah, hatinya tertutup tidak mampu menerima kebenaran. Seluruh hidupnya hanya untuk mengabdi pada setan dan memperturutkan hawa nafsu. Dia berada dalam kekuasaan setan laknatullah, Diakhirat kelak ia berada dalam penderitaan abadi selama lamannya dalam neraka jahannam
Hati yang bersih dan jernih
Orang yang mampu mengendalikan diri dari mengikuti bisikan setan dan memperturutkan keinginan hawa nafsu, serta mampu membersihkan hatinya dari sifat sifat tercela. Banyak ingat dan kembali pada Allah serta mohon ampun atas segala dosa dan kesalahannya. Hatinya menjadi bersih dan jernih, bersinar dengan cahaya ilahi. Itulah hati Qolbun salim yang dimaksud Nabi Ibrahim dalam do’anya yang disebutkan dalam surat Asy Syuara ayat 87-89.




87- dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
88- (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
89- kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
Hati yang bersih dan jernih memberi rasa nyaman sepanjang masa baik di dunia maupun di akhirat. Bebas dari rasa cemas dan takut sebagai disebutkan dalam S . Yunus ayat 62:

62- Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(QS : Yunus : 62)

Merawat dan Memelihara Hati
Kita menyadari bahwa hati merupakan unsur paling penting dalam kehidupan kita yang tetap berfungsi sampai akhir zaman. Karena itu kita harus merawat dan memeliharanya dengan baik agar tidak rusak dan dipenuhi penyakit yang dapat menyengsarakan kita selama lamanya.
Hati yang bersih dan jernih adalah hati yang selalu ingat pada Allah, setiap saat melakukan komunikasi dengan Allah, sehingga selalu berada dalam bimbingan dan hidayah-Nya. Matanya dibimbing oleh hatinya untuk selalu memandang kebesaran Allah, telinganya dituntun oleh hatinya untuk selalu mendengar kan nasihat dan ayat ayat Allah. Hatinya selalu terbuka untuk menerima nasihat dan ajaran kebaikan.
Beberapa cara untuk menjaga dan merawat hati agar tetap bersih dan jernih antara lain
1. Selalu ingat pada Allah dimanapun berada
2. Selalu memuji kebesaranNya
3. Selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah
4. Selalu bertasbih mensucikanNya
5. Selalu mohon ampun atas kekhilafan dan dosa yang dilakukan
6. Selalu mohon perlindunganNya dari godaaan Syetan dan tipu daya dunia yang melalaikan
7. Selalu mohon bimbingan dan tutunan Allah dalam menjalani kehidupan ini
8. Selalu membaca atau mendengarkan ayat suci Al -Qur’an dan mentadabburinya setiap hari
9. Melatih hati untuk bersifat Taqwa, tawakkal, sabar, ikhlas, jujur, amanah,ridho,kasih sayang menahan amarah, menahan nafsu dari keinginan rendah dan lain sebagainya
10. Bersihkan hati dari penyakit Kafir, musyrik, sombong, takabbur, riya, dengki, dendam, khianat, kikir,loba dan tamak, memperturutkan hawa nafsu dan lain sebagainya

Senin, 23 Juni 2014

SUBHANALLAH!, .. ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA

ismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Pada saat kita membaca surat Al-Fatihah sewaktu kita Shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan Shalatnya.

Padahal disaat kita selesai membaca satu ayat dari surat Al-Fatihah tersebut, Allah menjawab setiap ucapan kita.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman : ..

"Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku".

Artinya, tiga ayat diatas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.

Ketika Kita mengucapkan "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin". Allah menjawab : "Hamba-Ku telah memuji-Ku"....

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim", Allah menjawab : "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin", Allah menjawab : "Hamba-Ku memuja-Ku"

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”, Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”,

Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (H.R. Muslim dan At-Turmudzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”.

(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud dan An-Nas)

SUBHANALLAH

Mari kita bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw, Allahumma Shalli Wasallim 'ala sayyidina Muhammad,Wa'alaa Aaliy Sayyidinaa Muhammad..

Apakah Anda mau mengklik "Suka" dan "Bagikan" sehingga semua orang bershalawat atas Nabi Muhammad Saw serta menghayati setiap bacaan al-fatihah yang dibacanya?

Perbedaan antara jatuh dan bangun

Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta. Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karna jatuh cinta? Bukan. Tapi karena mereka terus membangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi membangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.
Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli thd keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yg bs ditutupi lg. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua belang tersingkap..
Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. Dlm keadaan jengkel, cinta bukan lg berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak. Cinta yg dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada bbrp hal peka utk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.
Syarat utk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mrk bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tp neraka. Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan??
Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.
Menikah itu mudah namun membangun cinta setelah menikah itulah yang sulit. Maka dari itu bangunlah cinta dengan sebijak mungkin.
Bagaimana menurut anda ???
_________________________

Ada sebuah kisah menggetarkan tentang seorang perempuan

Ada sebuah kisah menggetarkan tentang seorang perempuan yang
menganggap bahwa dosa meninggalkan jilbab itu adalah dosa kecil.

Adalah dia yang dikenal taat beribadah. Ia kadang menjalankan
ibadah sunnah.
Hanya satu kekurangannya, ia tak mau berjilbab menutup auratnya.

Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab ”InsyaAllah yang penting hati dulu yang berjilbab,”
(jawaban yang sering terdengar dari kaum hawa).

Sudah banyak orang menanyakan maupun menasehatinya, tapi jawabannya tetap sama.
Hingga di suatu malam, ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah.
Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran.
Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga.
Sebuah sungai yang sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas dipinggir taman.
Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.
Ia tak sendiri. Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati
keindahan taman.

Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat bersih seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

“Assalamu’alaikum, saudariku….”

“Wa’alaikum salam. Selamat datang saudariku.”

“Terima kasih. Apakah ini surga?”

Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat
menunggu sebelum ke surga.”

“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat
menunggunya saja sudah seindah ini. ”

Wanita itu tersenyum lagi, ”Amalan apa yang bisa membuatmu kemari,
saudariku?”

“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah
sunnah.”

“Alhamdulillah…”

Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah.
Pintu itu terbuka.

Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di Taman mulai memasukinya satu-persatu.

“Ayo kita ikuti mereka,” kata wanita itu setengah berlari.

“Ada apa di balik pintu itu?” Katanya sambil mengikuti wanita itu.

“Tentu saja surga saudariku,”
larinya semakin cepat.

“Tunggu…tunggu aku…”

Dia berlari namun tetap tertinggal, wanita itu hanya setengah berlari sambil
tersenyum kepadanya.
Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari.

Ia lalu berteriak, “Amalan apa yang telah kau lakukan hingga
engkau begitu ringan?”

“Sama dengan engkau saudariku,” jawab wanita itu
sambil tersenyum Wanita itu telah mencapai pintu.
Sebelah kakinya telah melewati pintu.
Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu.

“Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan?” Wanita itu
menatapnya dan tersenyum.

Lalu berkata, “Apakah kau tak memperhatikan
dirimu, apa yang membedakan dengan diriku?”
Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.

“Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke Surga-Nya
tanpa jilbab menutup auratmu ?”

Tubuh wanita itu telah melewati pintu. Tapi tiba-tiba kepalanya mengintip
keluar, memandangnya dan berkata,
”Sungguh sangat disayangkan
amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini untuk
dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu karena niatmu adalah
menghijabi hati.”

Ia tertegun lalu terbangun, beristighfar lalu mengambil air wudhu.
Ia tunaikan shalat malam.
Menangis dan menyesali perkataanya dulu.
Berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya...

Subhanallah... Yukk tunaikan kewajiban, baru yang sunnahnya...

Rabu, 18 Juni 2014

KETIKA HATIMU RAGU AKAN SESEORANG YANG ENGKAU CINTAI

YA ROBBI..
Jika Cinta ini kerana pandangan pertama....
Janganlah ENGKAU memberi hamba kesempatan untuk
pandangan selanjutnya..

YA ROBBI..
Jika Sayang ini kerana pertemuan pertama..
Maka janganlah ENGKAU beri pertemuan selanjutnya..

YA ROBBI..
Jika getaran ini hanya kekaguman saat pertama jumpa..
Janganlah ENGKAU Beri getaran di perjumpaan selanjutnya..

Ya ROBBI..
Jika Rasa ini kerana nafsu semata kerana melihat apa yang ada
padanya..
Janganlah ENGKAU beri kesempatan untuk melihatnya dihari berikutnya..

Tapi jika Rasa ini..
Cinta ini..
Getaran ini..
Sayang ini..
Kekaguman ini..
KeranaMU..
Maka Ijinkanlah Cinta ini berlabuh padanya..

Yaitu dia yang memang namanya..
Tlah Tertulis Di Lauhul Mahfudz..
Dia yang Memang Tlah ENGKAU takdirkan untuk menjadi pelengkap kekurangan hamba..

YA ROBBI..
Tiada cinta yang indah selain Cinta keranaMU..
Semoga ALLAH menghindarkan diri kita dari cinta Sesaat..

Selasa, 17 Juni 2014

Allah lah yang mampu membolak balikkan hati

Tatkala hati rindu akan kasih sayang seorang insan…
Janganlah terlalu berharap balasan dari dirinya..

Namun berharaplah kepada Allah..
Kerana hati setiap insan ada dalam genggaman Allah.
Sehingga hanya Allah lah yang mampu membolak balikkan hati
dari benci menjadi sayang...

demikian pula sebaliknya..
Dengan berharap kepada Allah hati yang rapuh menjadi kuat…
Hati yang galau menjadi tenang..
Hati yang risau menjadi
tentram…

Teruslah istiqomah dalam kebaikan,
Agar Allah memilihkan yang baik pula untuk menjadi
teman seperjuangan kita..

Ya Allah,, andai dia Engkau takdirkan menjadi jodohku,
Satukan hatinya dan hatiku dalam pernikahan yang barokah..

Namun bila dia bukan Engkau ciptakan menjadi jodohku,
Beri kami jalan yang terbaik agar tidak saling menyakiti..

Aamiin . .

Minggu, 15 Juni 2014

SEBUAH KISAH YANG SANGAT SUBHANALAAH...

LELAKI PENUH KEJUTAN -::-


Suatu saat, seorang lelaki yang sudah siap menikah, memberanikan diri
untuk melamar seorang wanita solehah pujaan hatinya.

Mengendarai motor butut, dan baju sederhana ia pun akhirnya sampai ke sebuah rumah calon mertua.

Setelah mengetuk pintu, mengucapkan salam, dan mengutarakan maksud
kedatangannya.

Sang Bapak yang melihat penampilan dirinya, berkata:

Bapak: "Kamu sudah punya kerjaan tetap?"
Lelaki: "Saya nggak punya kerjaan tetap Pak!"
Bapak: "Jadi kamu nggak punya penghasilan tetap dong?"
Lelaki: "Betul Pak!"
Bapak: "Nanti, anak saya mau dikasih makan apa?"
Lelaki: "Nasi dan lauk pauk tentunya pak "
Bapak: (mulai kesel) "Nanti mau tinggal dimana, kerjaan juga nggak tetap!"
Lelaki: "Di rumah tentunya Pak!"
Bapak: "Yang serius kamu!"
Lelaki: "Serius saya Pak, saya siap menikahi putri Bapak!"
Bapak: "Tapi anak saya penghafal quran, lulusan pesantren tahfidz.
Sekarang sudah 15 juz hafalannya.
Apa kamu sanggup membimbingnya?"
Lelaki: "InsyaAllah Pak, hafalan quran saya baru 20 juz.
10 juz lagi mau saya hafalkan bersama putri Bapak jika memang jodoh saya!"

Ternyata, Sang Bapak hanya menguji kesungguhannya,karena bagi Sang
Bapak yang penting Sang putri dinikahi seorang pemuda yang punya
KOMITMEN KEISLAMAN dan TANGGUNG JAWAB.

Sang Bapak yakin,
Allah akan memberikan rizki yang tidak terduga bagi orang yang bertakwa
padaNya.
Hingga akad nikah dan walimahpun dilaksakan.

Keluarga wanita kaget,
karena ternyata resepesi pernikahan begitu mewah dan berkah.
Yang hadir pun orang-orang penting. Saat malam pertama, sang wanita yang sudah jadi istri yang halal bertanya
pada suaminya.

Istri: "Suamiku, kenapa kau katakan kau tak punya pekerjaan tetap dan
penghasilan tetap. Tapi resepsi pernikahan kita begitu mewah?"

Suami: "Istriku yang cantik, aku memang tak punya pekerjaan tetap,
karena pekerjaanku kadang mengontrol bagian produksi, kadang ke luar
negeri.
Karena tempat usahaku ada di 5 tempat."

Istri: (Wajahnya terlihat keheranan) "Terus, masalah gak punya penghasilan tetap?"

Suami: "Iya, penghasilanku nggak kaya orang kantoran yang tetap.
Penghasilanku... Kadang 2 M, kadang 1 M.."

Istriku: "Terus kenapa waktu datang ke rumah, kau hanya pake baju
sederhana dan motor jelek?"

Suami: "Karena aku ingin kau menerimaku bukan karena kekayaan, ketampanan atau karena kepopuleranku. Tapi aku ingin kau menerimaku apa adanya.
Ini kunci mobil Alphard putih untukmu, dan rumah ini adalah rumah kita. Mudah-mudahan kita bisa membina generasi ahli quran disini "

Istri: "So sweeet... Alhamdulillah, aku mencintaimu karena Allah suamiku "

Suami: "Aku juga, mencintaimu apa adanya. Karena Allah " ....

Semoga semua wanita yang belum mendapatkan jodoh, mendapatkan jodoh terbaik, lelaki penuh kejutan yang soleh tentunya.

Dan semoga semua lelaki, dipermudah rizkinya.
Biar bisa jadi calon suami
yang dibanggakan istrinya. Aamiin *

Sertakan "Amin" Sahabat....

SURGA ITU MURAH DAN NERAKA ITU MAHAL..!!

-Semua Harus Baca, Agar Tidak Tersesat..!-

Loket ke neraka penuh sesak.
Banyak manusia antri.
Rebut-rebutan, cakar-cakaran.
Takut gak kebagian kursi.
Tiket ke neraka mahal.

Harus merogoh kantong berjuta-juta, Untuk dapat ikut berjalan kesana.
Bukannya :
? Maksiat itu mahal.
? Judi itu mahal.
? Zina itu mahal.
? Korupsi itu mahal.
? Dusta itu mahal.
Ada yang bilang semua itu murah,tapi tetap saja harus di bayara mahal (Pikir pakai logika).
Dan sekarang semakin banyak saja manusia yang berebut menuju ke neraka..

Jalan ke surga itu sunyi, sepiii…!!!
Jalannya lebar, mulus dan bersih..
Tiketnya murah, tak perlu keluar uang banyak..
Loketnya bersih, ada AC..
Pelayannya ramah..

Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini ???
Bukannya :
? Puasa itu murah ?
? Shalat itu murah ?
? Sedekah itu murah ?
? Dzikir itu murah ?
? Senyum itu murah ?
? Jujur itu murah ?

Ternyata...
Nafsu dan Setan telah memutar balikan semua tatapan kita !
? Yang buruk terlihat indah..
? Yang baik terlihat sukar..
"SURGA ITU DI KELILINGI OLEH HAL-HAL YANG TIDAK DI SUKAI,SEDANGKANNERAKA DI KELILINGI OLEH HAL-HAL YANG MENYENANGKAN SYAHWAT".
(HR. Muslim).

Dan ditempat ini aku baru sadar..
Bahwa jalan ke surga sepi dan murah..
Jalan ke neraka ramai dan mahal..
--------------------------
Semoga menjadi renungan kita bersama.
Betapa sering terlupanya kita.
Selalu menuruti hawa nafsu dan syaitan,Meninggalkan air kesejukan surga dan lebih tertarikpada panasnya neraka yang hanya membuat kita semakin haus...!!!
Na'udzubillah...
Wallahua’lam bishawab.
" Bukan Menggurui Atau Sok Suci,Tapi Saling Mengingatkan Dalam Kebaikan "

KU YAKIN RENCANA ALLAH SWT SELALU INDAH BILA SUDAH WAKTUNYA

~ Yang dikagumi terkadang tidak mengerti.
~ Yang dirindukan terkadang tidak tahu.
~ Yang dicintai terkadang tidak merasa.
~Yang diinginkan terkadang tidak sejalan.
~ Dan yang tidak disangka terkadang terjadi.

~~Namun...
AKU YAKIN RENCANA ALLAH SWT
SELALU INDAH BILA SUDAH WAKTUNYA ~~

AKU MENCINTAIMU SEBISA DIRIKU,,

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Aku mencintaimu sebisa diriku..
Tanpa haru yang menderu..
Tanpa hati yang mematri..Tanpa asa yang bersemi..

Aku mencintaimu semampu diriku..Tanpa kehadiran..
Tanpa pujian..Tanpa sentuhan..Tanpa pelukan..

Aku mencintaimu senyaman langkahku..
Tanpa untaian kata cinta..Tanpa hasrat yang menggebu..Tanpakeberadaan yang berpadu..

Hanya bayangan hatiku dan hatimu yang menyatu..
Karenacinta bukan dosa..
Tapi cinta adalah kejujuran jiwa..
Hingga sampai nanti indah pada waktunya.

AKU INGIN MENCINTAIMU DENGAN SEMPURNA..

Tanpa banyak kata yang membalut kebohongan belaka..
Cukuplah rayuan dan candaan ringan untuk menghiasi pernikahan..
Aku memang tak pandai merangkai kata romantis untuk selalu menyenangkanmu..
namun aku tahu bagaimana memposisikan kedudukanmu..

''Kau bukan berada di atas kepala..hingga selalu haus akan sanjung puja..bukan pula berada di bawah kaki untuk diinjak dan dihina...''

Kau adalah tulang rusukku..dekat dihatiku untuk selalu kucinta...''Akutak berani berjanji untuk mencintaimu sepenuhnya..
Namun aku berani berjanji untuk selalu belajar mencintaimu sepenuhnya...Cinta sejati yang membuat kita semakin mencintai_Nya..''

AKU INGIN HIDUP BERSAMAMU DENGAN SEMPURNA..

Tanpa banyak terpengaruh hal2 yang menimbulkan perselisihan antara kita berdua...Cukuplah atas nama Allah segala tingkah polah kita..disertai Al-Qur’an penerang jalan hidup kita dan Al-Hadits pengiring liku hidup kita...

Aku memang tak bisa membuatmu bahagia selalu..namun aku berjanji untuk selalu ada dalam setiap suasana dan kondisi perasaanmu..Akuingin menyediakan pundak dalam kesedihanmu..Menjadi obat penenang dalam kegundahanmu serta melebarkan pangkuan disaat kelemahanmu..

AKU INGIN MEMPEROLEH KETURUNAN DARIMU DENGAN SEMPURNA..

Tanpa ego yang menaungi diri masing2..Kita berdua membicarakan persetujuan dalam perencanaan..Cukuplah kita berdua yang tahu akan keinginan dan kemampuan kita..

Melaluimu..terlahirlah para jundi kecil pelengkap hidup kita...Yang menjadikanku pondasi bangunan pemikiran mereka..serta menjadikanmu madrasah berilmu yang tak ada habis2nya...

AKU TAK SEMPURNA..KAU PUN TAK SEMPURNA...Ketidaksempurnaanmu­menjadi pelengkap ketidaksempurna­anku..hingga kita terlihat sempurna..Meski­hanya bagi kita berdua..BiarlahAllah yang Maha Sempurna Yang berhak menilai kesempurnaan kita..

''JANGAN MENCARI CINTA YANG SEMPURNA...TAPI..CINTAILAH DIA DENGAN CINTA YANG SEMPURNA..''

JIKA IA BUKAN JODOHKU, YA ALLAH

Jika dia bukan jodohku, Ya Allah...
pudarkanlah keindahan wajahnya dari pandanganku...
aku tak ingin mencintai orang yang salah, sungguh...
walaupun melupakannya sangat menyakitkan...

Aku berusaha untuk sanggup...
gugurkanlah satu-persatu dengan perlahan semua kenangan yang senantiasa melekat erat dalam ingatanku...
karena jika semuanya terhapus dalam waktu sekejap, aku takut itu akan menyiksa diriku sendiri...

Jika dia bukan jodohku, Ya Allah...
bantulah aku untuk mencabut perasaan tak biasa ini dari hatiku...
aku akan merasa bersalah dan mengutukuki diri jika dia yang kini bersemayam anggun di hatiku bukanlah qawwamku...
aku sadar itu tidaklah mudah karena akarnya terlanjur membumi di hatiku...
tapi, demi keridhoan-Mu, apa yang tidak akan aku lakukan ?

Jika dia bukan jodohku, Ya Allah...
kumohon, jangan hadirkan sosoknya lagi dalam mimpi-mimpi malamku..
. karena itu hanya membuatku semakin berandai-andai dan lalai dari mengingat-Mu...

Jika dia bukan jodohku, Ya Allah...
jauhkanlah, sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan namanya terdengar biasa saja di pendengaranku...
karena sungguh, atas perasaan ini aku tak mampu tenang bila mendengar namanya...

Jika dia bukan jodohku, Ya Allah...
jauhkanlah, sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan wajahnya terlihat biasa saja bagi netraku...
karena sungguh atas perasaan ini hatiku tak bisa bergetar wajar bila memandang wajahnya...

Jodoh,, Ibarat kematian...

Jodoh,, Ibarat kematian...
yang tak bisa kureka, kukira, kuhindari dan kutolak bila sudah menyapaku....

Bedanya,...
Jodoh harus aku cari dengan berbagai ikhtiar,
Sedangkan kematian tak harus aku ikhtiarkan datangnya....

Jodohku,,,
Jodohmu,,,,
Telah di tulis_Nya disetiap lembar Lauhul Mahfudz....

Terkadang seseorang harus bertemu dulu dengan orang yang salah,sebelum benar2 menemukan orang yang tepat....
Dan tak jarang seseorang sekali mengenali seseorang, langsung berjodoh denganya....

Itulah Rahasia_Nya,,,
Yang tak bisa kita sibak....
Kerana yang pasti segala sesuatu yang telah disiapkan dan di rencanakan_Nya kepada setiap kita hamba2_Nya, begitu rapi dan indah,,,Jika kita maknai dengan baik dan indah pula...

Semoga yang masih sendiri, diberikan dan disegerakan_Nyajodoh yang terbaik menurut pilihan_Nya. Aamiin....

Kamis, 12 Juni 2014

BELAJARLAH MENERIMA DAN MENGIKHLASKAN

Jika seseorang itu memang ditakdirkan milik kita.
Walau seisi alampun mencoba menghalanginya.
Maka ia tetap akan menjadi milik kita.

Akan tetapi..

Jika seseorang itu memang ditakdirkan bukan milik kita.
Walau seisi alampun mencoba membantunya.
Maka ia tetap tidak akan menjadi milik kita.

Tugas kita adalah menerima dengan ikhlas apapun ketetapan Allah.
Karena ketetapan serta rancangan Allah adalah pasti yang terbaik untuk kita.

Setujuu Sobat TiarSolution?

Senin, 09 Juni 2014

Kala cinta menyapamu

Kala cinta menyapamu usahlah kau mengumbar rasa itu,
usahlah kau mengaharapkan rayuan atau pujian darinya,
usahlah kau berhrap ia akan mengatakan cinta pdamu tanpa ikatan yg sah,
usahlah kau brhrap ia akan
selalu menemanimu selalu tanpa ikatan yg sah.

Taukah kau?
Semua itu jebakan syaitan yg ingn merusak imanmu,
Maukah kau menjadi hamba syaitan yg selalu mengajakmu berbuat maksiat?

Duhai sahabatku...
Kaupun tak perlu menyalahi perasaanmu,
tak ada salahnya ukhti jatuh cinta, justru itu fitrah dari Sang Maha Rahim,
Dia yg mnghdirkan cinta
dihatimu.

Yang harus kau lakukan sahabatku,
cukuplah mencintai dalam hening,
dalam diam, cukuplah Allah dan hatimu yg mengetahuinya.

Bersabarlah sahabatku,
inilah yg terbaik untkmu, inilah skenario Allah dan tak ada yang tau akhirnya.

Jika memang kalian berjdoh suatu saat dia pasti akan datang untuk langsung
mengkhitbahmu,
bukan untuk mengajakmu brpacaran.

Itulah lelaki yang
berakal, dan yang benar-benar memuliakan wanita.
sahabatku, ingatlah, lelaki baik-baik untuk wanita yang baik-baik pula....

BAHAYA BERTEMAN DENGAN BANGSA JIN

Oleh Fadhil ZA



6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.    (Al Jin 6)

alam_ghaib_1221200523059pm_satanDalam surat Al Jin ayat 6 Allah telah mengingatkan bahwa ada segolongan laki laki dari manusia yang minta pertolongan dan perlindungan pada sekelompok laki laki dari bangsa Jin, dan bangsa Jin itu hanya menambah dosa dan kesesatan bagi mereka. Dan didalam  surat Al A’raaf ayat 27 Allah juga sudah mengingatkan agar kita hati hati dan waspada terhadap bangsa jin , karena mereka bisa melihat kita dari tempat yang kita tidak bisa melihat mereka.

Berteman dan bersahabat dengan bangsa Jin mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya.  Kita berteman dengan manusia saja  yang bisa kita lihat dengan nyata masih sering tertipu, kadangkala orang yang kita percaya malah menghianati kita. Apalagi dengan bangsa Jin yang punya nafsu, akal, dan fikiran seperti manusia, yang bisa melihat kita dengan jelas sedang kita tidak bisa melihat mereka . Tentu saja kita tidak bisa tahu kalau Jin itu menipu dan membodohi kita.

Namun  demikian pada kenyataannya masih banyak orang yang tertarik untuk berteman dengan bangsa Jin, mereka tergiur berbagai keistimewaan dan kelebihan yang dijanjikan oleh bangsa Jin itu. Padahal semua janji itu adalah janji palsu dan penuh kebohongan seperti yang disebutkan Allah dalam surat Al Israak ayat 64 :.”……dan tiada yang dijanjikan  syetan pada metreka melainkan tipuan belaka”

Berikut ini kami sampaikan pengalaman beberapa orang yang berteman dengan bangsa Jin yang pada akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri pertemanan tersebut sesudah banyak mengalami berbagai kesulitan akibat ulah bangsa jin itu.



(1). MENGAPA SAYA TIDAK LAGI BERTEMAN DENGAN JIN

Oleh : Achmad Siddik Thoha

Ini sebuah kisah nyata. Pelakunya adalah saya sendiri.. Anggap saja ini adalah testimony negarif dari produk yang dijual oleh kelompok Jin (makhluk ghaib) dengan merek label Beladiri Isi. Ya, beladiri yang menjajikan pada yang berlatih memiliki kekuatan ekstra seperti bisa melihat sesuatu di balik tembok, bisa berjurus diluar yang dipelajarinya, kebal senjata, mementalkan orang yang menyerang, menarik orang yang sudah lari dan lain-lain.

Belajar ilmu itu merupakan sarana berteman dengan jin. Saya sudah merasakannya selama 5 tahun. Pertemanan saya dengan Jin tak harmonis dan akhirnya saya “remove” dia dari list pertemanan dalam hidup saya, selama-lamanya.

Anggap saja tulisan ini adalah bentuk pertobatan saya pada Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Semoga ada manfaatnya bagi yang belum pernah tersentuh atau add friend dengan Jin. Kalau sudah confirm pertemanan dengan Jin, segera remove sebelum privacy Anda diusik dan ditelanjangi olehnya.

Saya yang ‘Keras’

Saya lahir dan tumbuh di lingkungan yang keras di sebuah daerah Tapal Kuda di Jawa Timur. Bukan keluarga saya yang mebuat saya keras, tapi dari lingkungan pergaulan. Hidup di lingkungan dengan budaya Madura yang dikelililingi oleh orang Arab membuat saya ikut berkarakter sama dengan dua etnik tersebut. Meski tidak semua orang Arab dan Madura keras, secara umum mereka dipersepsikan seperti itu.

Jadilah masa kecil saya penuh dengan pertarungan, dalam arti sesungguhnya alias perkelahian. Hal kecil seperti mengolok-olok bisa berujung pada perkelahain. Itu wajar terjadi karena semasa kecil perawakan saya ceking, namun keberanian saya di tempa di lingkungan yang keras itu. Dulu saya sering nekad menantang berkelahi teman yang berat badannya 5 kali lipat dari saya. Benar-benar Bonek, Bondo Nekad (Bekal nekad).

Awal Berhubungan dengan Jin.

Perkelahian yang kerap terjadi membuat hidup saya terasa terancam. Ancaman itu saya respon dengan mencari bekal untuk membela diri. Beberapa kali saya berusaha belajar beladiri namun tidak pernah disiplin. Akhirnya saya terdampar mempelajari beladiri ‘praktis’. Praktis artinya tidak perlu cape-cape berlatih, ilmu beladiri akan “menyusup” dan dalam sekejap kita sudah menguasainya.

Saya tahu, beladiri yang saya kuasai ini tidaklah normal. Meski sedikit diajari teknis dasar beladiri seperti kuncian dan patahan, namun aspek mistislah yang sangat dominan disini. Kesadaran tentang adanya ilmu ‘hitam’ yang sudah merasuk ke dalam diri saya hilang oleh kebanggaan bahwa saya sudah meiliki bekal cukup menghadapi ancaman.

Mulai “Diisi” Jin

Ayam Cemmani (ayam berdarah hitam) dengan harga Rp. 25.000 (harga tahun 1993-an) berhasil saya beli dari tabungan saya. Ini adalah salah satu syarat saya bisa berguru pada “Guru Beladiri Isi”(saya sebut saja begitu, karena tubuh saya diisi oleh kekuatan Jin).

Ritual pengisian berlangsung cepat. Saya diminta memakan hati Ayam Cemmani yang sudah digoreng. Setelah itu Sang “Guru” menghampiri saya dan menusukkan keris ke perut saya. Betapa kagetnya, saya ketika keris iu tertusuk ke perut, namun tidak menimbulkan sakit. Ya, tidak sakit karena keris itu ujungnya tumpul. Seiring keris ditusukkan, kekuatan luar dari jin itu telah resmi menyusup ke dalam tubuh saya. Sejak saat itu saya sudah “resmi” bermitra dengan Jin.

Memakai Jimat Sabuk dan Cincin

Sang “Guru” rupanya tak henti memberi “saran” agar kekuatan saya berlipat ganda. Saya disuruh oleh “Guru” memakai cincin batu kecubung dan sabuk yang katanya terbuat dari kulit rusa. Istilah kerennya Jimat. Tentu saja tidak gratis, saya harus membelinya dengan merengek-rengek pada orang tua terlebih dulu.

Dengan jimat dan cincin itu kepercayaan diri saya melejit naik. Saya tak pernah merasa takut dengan siapapun. Preman di terminal Semarang, Medan dan Surabaya bahkan pernah saya bentak-bentak dan dan saya tantang. Mungkin saat itu premannya masih kelas teri, jadi takut oleh bentakan, hehe.

Di kemudian hari, saya baru tahu bahwa saya dibohongi total oleh orang yang saya anggap “Guru” itu. Menurut pengakuan banyak orang yang tertipu,” guru” tersebut menawar-nawarkan jimat yang tak ada gunanya sama sekali. Dia hanya menipu agar memperoleh uang dari kebodohan saya dan orang lain.

Puasa Mutih

Tak puas menguras uang saya yang saaat itu saya masih baru lulus SMA, “Guru” itu menyuruh saya mengamalkan dzikir dan puasa mutih. Dzikir harus ditujukan ke salah satu “Guru Besar atau “Syekh” sebelum dilantunkan. “Guru Besar atau “Syekh” itu tak lain adalah Jin yang menemani saya (Berdasarkan konsultasi dengan ulama dan Ustadz). Dzikir berupa kalimat bahasa Arab dari asmaul’ husna yang dilafalkan 10,.000 kali setiap hari. Banyak banget, ya.

Ritual yang lumayan berat adalah puasa mutih. Saya harus berpuasa tiga hari berturut-turut dan tidak
boleh buka pada hari terakhir. Berbuka pun tidak boleh makan lauk pauk dari hewan. Pada Malamnya, di hari terakhir puasa, saya harus melafalkan dzikir atau mantra dengan hitungan sepuluh ribu dalam kondisi tidak boleh tidur sampai matahari terbit. Saya sempat beberapa kali mengalami halusisnasi saat berdzikir. Dulu saya anggap saya sudah bertemu “Syekh” yang akan memberi kekuatan pada saya. Hmmm dasar obsess banget saya saat itu.

Praktek Memanggil Jin dan Berjurus Beladiri

Usaha saya memang tidak sia-sia. Apa yang saya obsesikan bisa saya dapat. Kekuatan jin untuk menyatu dengan badan dan menyuruhnya menggerakkan jurus apa pun dari ilmu beladiri bisa dengan mudah saya lakukan. Dengan mantra tertentu, dalam hitungan detik, bulu kuduk saya merinding dan masuklah jin ke tubuh saya. Lalu saya tinggal “memesan” jurus apa saja.

Saya pernah menyuruh jin untuk menggerakkan saya menirukan gerakan Kungfu Jet Li, Samo Hung, Jacky  CheN dan Jurus Pedang Ninja.  Saya pun semakin yakin karena kawan-kawan “seperguruan” juga melakukan hal yang sama. Jurus yang “dipesan” itu benar-benar mirip dengan apa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh yang ada dalam film. Meski tubuh kita kaku, gerakan “pesanan” itu bisa lentur. Bahkan gerakan Split (merentangkan kakli sampai kepala menyentuh tanah) bisa saya lakukan dalam kondisi “ditunggagi” jin. Semua ini berlangsung dalam kondisi tidak sadar.

Apa yang terjadi setelah sadar? Pastinya tubuh kita terasa nyeri, pegal dan kadang darah yang keluar mulai terasa sakit. Ya, pasti akan pegal dan nyeri karena jin itu sesudah keluar dan kita seperi diri sendiri lagi yang sebenarnya tak wajar melakukan geakan tanpa latihan. Untung saja tidak ada bagian tubuh saya yang rusak sampai saat ini.

Mulai Resah

Kekuatan yang saya miliki dan interaksi saya dengan Jin mulai meresahkan. Saya sering melakukan gerakan tanpa bisa saya control. Bahkan bisikan Jin itu menggiring saya melakukan hal-hal yang syirik, ingin menandangi kekuatan Tuhan. Astaghfirullah.

Saya mulai resah. Saya ingin hidup normal dan tidak bayang-banyangi oleh bisikan syetan. Saya bertekad menghilangkan ini.

Meminta Dihilangkan

Keresahan itu membuat saya datang lagi ke “guru”. Saya meminta doa-doa untuk bisa lepas dari kendali jin. Saya diberi doa singkat untuk lepas dari kendali jin oleh “Guru”

Entah karena ketepatan doa atau karena kesibukan saya yang sudah memasuki perkuliahan, pengaruh itu hilang. Saya juga sudah tidak lagi peduli dengandzikir dan mantra yang harus dibaca ribuan kali itu. Saya lebih peduli dengan kuliah, praktikum dan ujian di Kampus. Ilmu dan jin itu menghilang dengan sendirinya. Mungkin Jin nya gak tahan dengan jadwal kuliah yang padat dan materinya sulit. Tuhan selalu sayang dengan saya.

Belajar Beladiri

Obsesi menguasi beladiri akhirnya kesampaian juga. Saya bergabung di kelompok beladiri yang berlatar belakang agama. Gerakan Tai Chi yang lembut disertai pernafasan membuat saya tertarik. Sayang sekali, obsesi ini kandas. Setelah setahun belajar beladiri mirip Tai Chi ini, saya kecewa setelah melewati prosesi mirip ritual saat saya dulu disusupi jin. Batal Maning, Batal Maning…

Saya tidak putus asa. Meski usia saat itu memasuki limit 30 tahun, saya tetap mencari tempat beladiri. Akhirnya saya mendapatkan tempat yang tepat. Jauh dari ilmu jin dan membuat saya konsisten berlatih hingga saat ini. Saya pun dipercaya oleh Guru Beladiri saya sekarang untuk melatih orang lain beladiri Thifan Po Khan Tsufuk, rumpun ilmu beladriri Kungfu dari Cina.

 Menyembuhkan Kesurupan

Alhamdulillah, apa yang saya alami dengan pertemanan (kaya’ FB dan Kompasiana) dengan Jin tetap membawa hikmah. Ini terjadi saat saya diminta untuk menangani kesurupan mahasiswa. Saya sungguh merasa kasihan melihat orang kesurupan. Mukanya pucat, pikirannya tidak sadar dan badannya kaku. Orang yang kesurupan sudah tidak lagi menjadi dirinya sendiri. Dia sudah menjelma Jin meski badannya manusia.

Saya awalnya gugup menangani ini. Namun berbekal pengalaman dulu mempermainkan jin keluar masuk badan saya, saya percaya saya bisa. Tentu saja atas pertolongan dan kekuatan-Nya. Sampai saat ini sudah empat kali saya bisa membantu orang yang kesurupan bisa sadar kembali. Memang tidak bisa sembuh total, namun dalam kondisi darurat kesadaran dirinya bisa kembali.

Apa Hikmahnya?

Sahabat, tak ada yang bemanfaat berkawan dengan jin dengan tujuan apapun. Mau kaya, Jin itu bukanlah pemodal yang memberikan kita uang banyak. Dia justru membuat kita bangkrut karena kita tersandera oleh kesesatan berpikir dan malas berusaha. Mau disukai lawan jenis, Jin itu bukan peñata rias wajah dan motivator yang bisa menyulap wajah dan kepribadian kita menjadi lebih baik. Malah sebaliknya, wajah kita kusut abis dan kepribadian kita yang sesungguhnya terenggut. Mau berwibawa. Jin itu bukan guru dan pembimbing yang mengajari kita soal kpepemimpinan dan ketauladanan. Sebaliknya dia membuat kita lepas kendali dan melakukan hal-hal yang jauh dari agama. Mau jadi jawara dan gagah. Jin tak member kita ilmu melatih badan yang benar, sehat dan berkembang. Jin justru menjerumuskan kita pada pola hidup tidak sehat dan mengobarkan api kemarahan dalam diri kita.

Jadi, mengapa saya tidak lagi berteman Jin. Itulah ceritanya. Apakah sahabat mau mencoba-coba. Sebaiknya tidak, karena saya masih beruntung bisa normal lagi. Banyak teman saya yang sampai saat ini tidak bisa kembali ke dunia normal bahkan mati masih dalam pengaruh jin. Kita berlindung pada Tuhan dari hal buruk seperti itu.

Salam pertemanan, (bukan dengan Jin, ya J)

http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/01/30/mengapa-saya-tidak-lagi-berteman-dengan-jin-434687.html



(2) SILATURAHMI DENGAN JIN MUSLIM  BOLEHKAH ?

-Ustadz Sigit Pranowo Lc-

Saya mau bertanya mengenai hubungan manusia dengan jin. Sering saya mendenga kalimat Haram bersekutu dengan jin. Tetapi yang saya tahu jin itu ada yang muslim, dan kita sebagai orang islam wajib menjaga silaturohmi dengan sesama muslim. Jadi apakah kita tetap tidak boleh BERTEMAN dengan jin muslim? Karena menurut saya apapun bantuan yang kita dapatkan dari jin apapun bentuknya tetep sama saja seperti ketika kita mendapatkan bantuan dari sesama manusia cuma berbeda bentuknya. Kecuali kalo kita menyembah jin maupun kekuatannya..Tolong berikan penjelasan mengenai hal ini agar pemahaman saya bertambah baik. Terima kasih

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Agus yang dimuliakan Allah swt

Yang pertama bahwa berinteraksi atau bergaul dengan jin merupakan sesuatu yang mengandung bahaya besar, dan ia merupakan salah satu pintu keburukan dan kerusakan. Cukuplah dalam hal ini bahwa kemusyrikan tidaklah masuk kedalam diri manusia kecuali melalui jalan mereka (jin), sebagaimana diinformasikan oleh Rasulullah saw tentang pengajaran Allah kepada hamba-hamba-Nya,”Dan sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku seluruhnya dalam keadaan lurus maka kemudian datanglah setan dan menyimpangkan mereka dari agama mereka. Dia mengharamkan bagi mereka apa yang Aku halalkan bagi mereka serta memerintahkan mereka agar menyekutukan-Ku dengan apa-apa yang tidak Aku turunkan kepadanya suatu penjelasan.” (HR. Muslim)

Walaupun diantara golongan jin ada yang beriman dan muslim sebagaimana diantara mereka juga ada yang kafir dan fasiq namun ketidaknampakan mereka dihadapan manusia menjadikan ketidaktentraman manusia terhadap siapa pun diantara mereka (jin) dan menjadikan manusia khawatir dengan tipu daya mereka, khususnya saat tersebar luasnya kebodohan, bid’ah yang mengantarkan kepada kemusyrikan, dan pada umumnya menjatuhkan kebanyakan manusia kedalam apa-apa yang diharamkan kemudian tidaklah banyak bermanfaat bagi mereka kecuali sedikit sekali, firman Allah swt :



Artinya : “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al Jin : 6)

Untuk itu fatwa ahli ilmu mengharamkan adanya saling memberikan dengan jin dan bergaul dengan mereka secara mutlak—baik terhadap jin yang mukmin maupun kafir diantara mereka—dan yang penting adalah tidak menggampangkan permasalahan ini serta sebagai tindakan preventif dari terbukanya pintu fitnah dan kecemasan, dan memelihara hati manusia untuk tetap terisi oleh fitrah imaniyah.

Didalam al Mausu’ah al Fiqhiyah (14/18) : “Adapun meminta pertolongan kepada selain Allah swt, baik kepada manusia atau jin, apabila meminta pertolongan kepada jin maka hal ini terlarang, karena bisa mengakibatkan kemusyrikan dan kekufuran, sebagaimana firman Allah ta’ala :

Artinya : “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al Jin : 6)

Syeikh al Albani didalam kitabnya “As Silsilah ash Shahihah” (pada hadits no. 2760) mengatakan,”Dan sisi ini, sebagian orang secara demonstratif mengobati manusia, yang umumnya mereka disebut dengan “Dokter Rohani” baik dengan cara-cara kuno berupa berhubungan dengan kawannya dari golongan jin—sebagaimana pernah dilakukan pada masa jahiliyah—atau dengan cara yang saat ini dikenal dengan menghadirkan arwah, dan sejensinya, menurutku, “Hipnotis”, maka sesungguhnya itu semua merupakan sarana yang tidak disyariatkan karena hal itu kembali kepada permintaan tolong kepada jin yang merupakan sebab kesesatan orang-orang musyrik, sebagaimana disebutkan didalam Al Qur’an al Karim :

Artinya : “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al Jin : 6)

Sebagian orang yang melakukan permintaan bantuan kepada golongan jin beranggapan bahwa mereka meminta pertolongan kepada jin-jin yang sholeh diantara mereka maka ini adalah anggapan yang tidak betul, karena mereka tidaklah mungkin—umumnya—bercampur dan berinteraksi dengan jin-jin itu sehingga dapat menyingkap kesalehan atau kerusakan mereka. Kita mengetahui melalui pengalaman bahwa kebanyakan diantara manusia yang memiliki pertemanan yang kuat dengan jin-jin ternyata pada akhirnya anda mendapatkan kejelasan bahwa jin-jin itu bukanlah termasuk dari yang shaleh, firman Allah swt :


“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At Taghabun : 14), ayat ini membicarakan tentang manusia yang nampak lantas bagaimana terhadap jin yang kata Allah swt :



 “Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (QS. Al A’raf : 27).

Wallahu A’lam



http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/silaturahim-dengan-jin-muslim-boleh.htm#.U08o2aJdBTY

 

(3) BERTEMAN DENGAN JIN (SEBUAH PENGALAMAN)

Andhy Dharma

Perkenalanku dengan jin dan bangsa alam gaibnya dimulai sejak aku berkerja menjadi seorang sales di daerah jawa tegah.

Pertama mengenal jin dan kawannya karena ingin jualan saya laris sehinga dikenalkan teman dengan seorang paranormal,dan di beri pegangan yang katanya berisi 100 khadam atau jin yang berfunsi sebagai pengasihan.

Intinya jimat ini berfunsi menbuat kita pede ketika menawarkan produk saya ke toko toko elektronik.

Semankin mengenal alam ini ,mankin menbuat penasaran sampai suatu saat saya bertemu dengan seorang guru kebatinan yang juga berprofesi sebagai paranormal dan menpunyai banyak murid.

Dan mulai lah berbagai amalan dan puasa kujalani yang intinya supaya bisa masuk dan menembus alam gaib.

Setelah menjalani serangkain laku ,seperti puasa mutih, puasa nyirik (tak makan makanan jenis tertentu) dan laku meditasi kungkum(meditasi) di sungai setiap malam jum,at legi.

Dan kamipun sering diajak melakukan ziarah ke makam makam keramat,untuk berdoa dan pada sesi terakhirnya meyedot energi dari makam keramat tersebut.

Dan mulai aku bisa melihat makhluk makluk halus dari yang cantik sampai yang menyeramkan.

Dan akupun mulai bisa berkomunikasi dengan para mahkluk itu. Dan pada awalnya sangat menyenangkan ,karena bermacam jin dan jenisnya itu bisa kita perintahkan untuk melakukan apa saja dan bisa tempat kita bertanya mengenai hal apapun.

Dan bahkan ada sebagian jin itu berbentuk cahaya putih bersih yang mengaku dia bukan jin tapi malaikat.

Namun lama lama jin jin ini terasa sangat mengangu karena ego mereka sangat tinggi.

Misal ketika ada yang bertanya tentang sakitnya ,maka di hatiku jawaban obat untuk menyembuhkan penyakit orang itu bisa berbentuk 5 jawaban dan ketik kuambil satu jawaban yang kukira masuk akal ,malah malamnya empat jin lain yang meberikan jawaban dan solusi untuk orang itu, namun tak saya sampaikan maka mereka akan ngmbek dan marah marah karena jawaban mereka tak saya pakai.

Untunglah suatu hari saya diajak seorang teman ke guru meditasi saya romo sugito.

Dan pertama kali bertamu beliau langsung berkata pada saya:

“Buat apa menbawa bawa perewangan (jin dan temannya) kamu ngerti apa arti kata perewangan? Atau pembantu ?

Dia berarti saiki aku ngewangin koe ,sesok mati koe ngewangi aku”

Artinya: jin itu sekarang menbantu kamu di dunia nanti dia alam setelah kematian mu maka engkau akan jadi anak buahku kata jin itu”

Akupun diam tertunduk malu mendengar kata kata romoku.

Dan ia melanjutkan:

“Segala meditasi dan lakumu tak salah tapi harus kau tujukan pada Sing Ngawe Urip(Tuhan) .Bukan mencari kesaktian atau ilmu apapun semua hanya agar kita dekat dengan dia ,dan masalah dalam lakumu ia menberikan kelebihan padamu itu anugrah kalau tidak dikasih bonuspun tak apa,yang penting kita pasrah total padaNYA.

Dan mulai hari itu akupun mulai belajar mendekatkan diri pada Tuhan ,dengan doa dan laku dan tak lagi mau berteman atau berkomunikasi dengan jin dan temanya.

Inilah sekilas perjalananku yang dulu sempat mengenal jin dan jenisnya ,dan tak ada guna malah hanya bikin pusing saja ,dan lama lama malah sering sakit pingang dan sesalk di dada ,yang ketika kutanyakan kenapa pada romoku ,ia bilang kan jinnya numpang makan di jiwa dan akhirnya merusak phisikmu.

Pengalaman ini kuceritakan agar teman teman sekalian janganlah mau berkenalan dengan jin dan jenisnya.

Cukup arahkan saja ibadah dan laku anda untuk mendekatkan diri pada Tuhan lewat cara dan metode agama anda masing masing.

Salam damai selalu

http://filsafat.kompasiana.com/2010/01/15/berteman-dengan-jinsebuah-pengalaman-54601.html

 CATATAN:

Terjadinya interaksi antara bangsa manusia dengan bangsa Jin didunia ini tidak bisa dihindari. Allah telah menjadikan kita sama sama hidup di bumi ini dalam kondisi berbeda. Jin tidak bisa dilihat oleh manusioa sedangkan bangsa Jin bisa melihat manusia.

Jin adalah mahluk ghaib yang mempunyai hak dan kewajiban sama dengan manusia. Mereka juga  punya hati, penglihatan , pendengaran dan akal seperti disebutkan dalam surat al A’Raaf 179. Karena itu mereka juga punya kewajiban beribadah sama seperti manusia juga sebagaimana disebutkan dalam surat adzariat 56.  Diantara bangsa Jin ada yang beriman, kafir,  musyrik,  atheis seperti disebutkan dalam surat al Jin ayat 14.

Kita tidak tahu dengan pasti bagaimana hakikatnya Jin yang menjadi teman kita itu, karena kita tidak bisa melihatnya . Karena itu jauhilah berteman dengan ba

Jangan mencintai setinggi langit

Jangan mencintai setinggi langit karena langit akan runtuh ?
Jangan mencintai sedalam laut karena laut akan surut ?
Jangan mencintai dunia karena dunia akan hancur ?
Jangan mencintai bunga karena bunga akan layu ?
Jangan mencintai manusia karena manusia akan binasa ?

? Cintailah Allah Yang Maha Kekal, Maha Bijaksana ?

13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita

Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.

Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.

Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.

Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.

1. Karena akidahnya yang Shahih

Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.

Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)

2. Karena paham agama dan mengamalkannya

Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).

Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.

3. Dari keturunan yang baik

Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)

Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).

“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)

Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”

4. Masih gadis

Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.

Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.

Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”

Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.

Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”

5. Sehat jasmani dan penyayang

Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).

Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)

6. Berakhlak mulia

Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”

7. Lemah-lembut

Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”

8. Menyejukkan pandangan

Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)

“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.

Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”

9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban

Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”

Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)

Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)

10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa

Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”

11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya

Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”

12. Pandai bersyukur kepada suami

Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).

13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat

Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.

Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”

Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”

Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2007/05/11/173/13-hal-yang-disukai-pria-dari-wanita/#ixzz32cBIaI3H
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Senin, 02 Juni 2014

Jangan bersedih....jika ujian tak lantas pergi

Jangan bersedih....jika ujian tak
lantas pergi dan berlalu dari
kehidupanmu

Boleh Jadi Bahwa"Ujian" itulah
justru yg akan membuat kita KUAT

Kuat untuk Beribadah
Kuat untuk Berdoa
Kuat untuk Berikhtiar
Dan berbahagialah.. ..justru Allah
slalu memperhatikan kebaikanmu
Berdoalah....
Agar Allah senantiasa memberi
kita kekuatan

Sahabatku
Tak ada guna kita berlarut dlm
Duka
Sebab itu jalan nya setan
mlumpuhkan manusia
Hingga mmbuat kita malas brbuat
kebaikan

Ya Allah
Jauhkan kami dari sifat lemah&
bersedih Hati
Engkaulah sumber sgala Kekuatan
Maka berilah kami slalu kekuatan
Dlm mengarungi Kehidupan ini

Cerita Ini

Cerita ini di forward dari Pak Ismail A Said (Wartawan Senior Republika) :

Karena hujan yg tdk kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan karena hari sdh mlm... smp di Tegalega, perut sdh tdk bisa diajak kompromi lg, akhirnya saya memutuskan mampir diwarung nasi tenda dipinggir jln..
lagi asik menikmati pecel lele, msklah seorang bapak, dg istri & 2 anaknya..
Yg menarik adlah kendaraan mrka adlah gerobak dorong.. Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi & ayam goreng......

Pertamanya sih ga ada yg menarik, tetapi ketika saya selesai mkn, ada yg menarik hati saya..Ternyata, yg menikmati makanan itu hanya istri & anaknya.Sedangkan sang bapak hny melihat istri & anaknya menikmati makanan itu.
Sesekali, saya melihat anaknya tertawa senang & sngt menikmati ayam goreng yg dipesan oleh bapaknya..

Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan terlht senyum bahagia diwajahnya..Lalu saya mendengar dia berkata pelan.." mkn yg kenyang ya nak, kan.. hari ini tanggal kelahiranmu..

"Saya terharu mendengarnya.."
seorang bapak dgn segala keterbatasannya, sbg (mungkin) pemulung.. memberi ayam goreng warung tenda dipinggir jln utk hadiah anaknya..

Hampir menangis rasanya saya diwarung itu.. Segera seblm air mata ini tumpah, saya berdiri & membayar mknan saya & juga dgn pelan saya bilang kepenjaga warung.."mas, tagihan bapak itu saya yg bayar.. & tolong tambahin nasi & ayam goreng & tahu tempe"Lalu lekas2 saya pergi. kisah ini kutulis utk bahan perenungan..Bhw Tuhan sdh memberikan yg terbaik utk kita saat ini...
kita sering & biasa makan di Sushi-Tei, Kentucky, Mc Donald, Hoka Hoka Bento, Pizza Hut dsb...Pdhl bagi org disekitar kita, pecel lele pinggir jln, adalah makanan mewah... Sungguh tak pantas bagi kita utk mengeluh & merasa kurang...

Rasa Syukur akan mengantarkan rasa bahagia..
Sederhana itu Indah..

Slamat beraktivitas, menikmati indahnya waktu bersama org² terkasih and

MAKNA DINDING (WALL) DI FACEBOOK

Yup. . Ia bermakna DINDING. Lalu kenapa dengan dinding? Saya lanjutkan. Siapakah yang membuat FB? Mark Zuckerberg seorang berbangsa YAHUDI. Apa kaitannya WALL & YAHUDI? Kaitan keduanya sangat erat.

DINDING RATAPAN.

Didinding itu mereka menangisi dosa-dosa mereka,meluahkan harapan, ratapan dan segalanya. Itulah tujuan mereka membuat FB.

Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak mengadu masalah di FB daripada mengadu kepada ALLAH SWT, lebih mengutamakan update status daripada shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT.

Hati-hatilah sahabat, bisa-bisa kita nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi melarang dalam sabdanya:'' Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongannya."

Oleh karena itu, jangan jadikan WALL FB sebagai tempat luahan perasaan seperti mereka. Tapi jadikanlah ia sebagai tempat membagi ilmu dan nasehat kebaikan kepada umat Nabi Muhammad SAW. Walaupun hanya kepada 1 orang.

Jadikan Wall FB sebagai media untuk menyebarkan dakwah. Jika anda belum percaya silahkan buka Google dan Search:'' Wailing Wall Of Israel''.

Mari kita renungkan.

'' Sungguh kalian akan mengikuti langkah2 orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Bahkan seandainya mereka masuk lubang biawakpun niscaya kalian ikut masuk pula kedalamnya. Para sahabat bertanya: 'Siapakan mereka itu Ya Rasulullah?'. Beliau menjawab:'' Ahli Kitab (Nasrani & Yahudi). ! Siapa lagi kalau bukan mereka? " [HR. Imam Bukhari]

Jadi postkanlah kata2 hikmah/nasehat/ayat Al-Quran, Hadits, Ulama terdahulu tentang agama Islam.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

"Barang siapa mengajak kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala sebanyak pahala yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Sebaliknya, barang siapa mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapat dosa sebanyak yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun."
(Shahih Muslim 2674-16)

Gunakan peluang Yahudi/Nasrani yang akan merusak umat Islam dengan membangunkan agama Islam

KITA BERSAMA ORANG YANG KITA CINTA

Abu Musa radhiallahu anhu telah bertanya kepada Baginda :
Ya Rasulullah !
Seseorang mencintai orang -orang yang taat di dalam solatnya.
Sedangkan dia tidak begitu taat di dalam solat nya.
Seseorang mencintai orang-orang yang taat berpuasa.
Sedangkan dia tidak begitu taat di dalam puasanya.
Maka Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
Dia bersama-sama orang yang dia cinta.

( H.R. Imam Bukhari , Imam Muslim dan Abu Musa r.a.)

Orang yang menyayangi kaum muslimin saudaranya.
Adalah bersekutu (bersama-sama ) di dalam kebaikan mereka.
Dan orang yang terluput dari kesanggupan mendaki ke taraf orang-orang yang utama di dalam agama.
Tidaklah luput bagi mereka kesempatan mendapat pahala dengan mencintai mereka kerana ilmu nya.
Seorang Arab Badwi bertanya kepada Baginda :
Seseorang mencintai satu kaum nya di dalam agama.
Sedangkan tingkat mereka tidak tercapai oleh nya.
Maka Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
Seseorang itu beserta orang-orang yang dia cinta.

( H.R. Imam Bukhari , Imam Muslim dan Ibnu Majah r.a. )

Mata yang Selamat

Rasulullah SAW bersabda, ''Semua mata akan menangis pada hari kiamat,
kecuali tiga mata. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada
Allah. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah.
Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.''
Dalam suatu riwayat, ahli tasawuf bernama Fudhail bin Ayyadh, semula
adalah seorang yang hanya mengejar-ngejar hawa nafsu dan berkelana di
tempat-tempat maksiat hingga larut malam. Suatu malam, ketika ia pulang
dalam keadaan sempoyongan, dia mendengar sayup-sayup seseorang
membaca Alquran dari sebuah rumah.
''Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk hati
mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada
mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya
telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang
panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di
antara mereka adalah orang yang fasik.'' (QS al-Hadid (57): 16).
Sesampainya di rumah, ia mengulangi bacaan yang didengarnya itu. Tanpa
terasa, air mata mengalir di pipinya. Ia merasakan ketakutan yang luar
biasa. Hatinya bergetar ketika mengingat perbuatan maksiat yang pernah
dilakukan. Akhirnya, ia kembali ke jalan yang benar karena takut kepada
Allah SWT.
Berbahagialah orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian
menyesal dan matanya basah dengan air mata penyesalan. Allah SWT
Maha Pengampun atas dosa yang telah dilakukan hamba-Nya. Mata seperti
itu, insya Allah, termasuk mata yang tidak pernah menangis di hari kiamat.
Kedua, mata yang dipalingkan dari hal-hal yang dilarang Allah SWT. Nabi
Yusuf menolak ajakan Zulaikha untuk berbuat maksiat. Dengan kondisi
dan kesempatan yang ada, Nabi Yusuf mampu mengalahkan hawa
nafsunya. Melihat kondisi saat ini, mata kita rawan dari hal-hal yang
berbau pornografi, baik melalui media cetak, elektronik, maupun kejadian
sehari-hari. Dengan mudah siapa pun dapat melihat gambar-gambar yang
53
membangkitkan syahwat.
Bahkan yang menyedihkan, hal itu menjadi kebiasaan dan dianggap wajar
oleh sebagian masyarakat. Mata yang tidak pernah menangis di hari kiamat
adalah mata yang mampu berpaling dari yang dilarang Allah SWT,
termasuk apa pun yang berbau pornografi.
Ketiga, mata yang tidak tidur karena membela agama Allah SWT.
Contohnya, mata para pejuang Islam yang mempertahankan keutuhan
agama dan menegakkan tonggak Islam. Perjuangan ini bukan hanya jihad
dalam arti berperang saja, namun juga setiap tindakan yang bertujuan
membela kemurnian agama Allah SWT. Memang, tidak mudah untuk
memiliki mata yang tak pernah menangis di hari kiamat. Dibutuhkan
kesabaran dan perjuangan untuk mendapatkannya.
(Sumber, Alfun Khusnia, Republika, 29 April 2006 )

Betapa pun berbakatnya seorang pemimpin, ia tidak akan mencapai potensi maksimalnya jika tidak disiplin

"Betapa pun berbakatnya seorang
pemimpin, ia tidak akan mencapai
potensi maksimalnya jika tidak
disiplin" - John C. Maxwell

Dear All,

Jalan menuju puncak tidaklah mudah.
Tidak banyak orang yang berhasil
mencapai posisi terbaik dalam sebuah
pekerjaan. Bahkan yang dianggap
terbaik malah jauh lebih sedikit.

Tak seorang pun bisa meraih prestasi
dan mempertahankannya tanpa disiplin.
Disiplin menempatkan seorang ke
tingkat tertinggi dan membuat
prestasinya bertahan lama.

Untuk mengembangkan gaya hidup
disiplin, salah satu caranya adalah
hilangkan kecenderungan membuat
alasan. Jika Anda selalu punya banyak
alasan mengapa Anda tidak bisa
disiplin, sadarilah bahwa itu
hanyalah suatu pembenaran diri.

Jika sekarang Anda kurang
berdisiplin, mungkin selama ini Anda
terbiasa menikmati makanan pencuci
mulut sebelum memakan nasinya,
menikmati imbalan sebelum
pekerjaannya selesai.

Fokuslah pada hasil akhir.
Setiap kali Anda berkonsentrasi pada
kesulitan pekerjaan, bukan pada
hasil, Anda akan cenderung putus asa.
Jika berkutat pada hal itu terlalu
lama, Anda akan menumbuhkan sifat
mengasihani diri sendiri, bukan
kebiasaan disiplin. Pikirkan
keuntungan dari melakukan pekerjaan
itu, dan kerjakan saja.

Jika Anda tahu Anda berbakat, dan
Anda telah berusaha keras, namun
hanya memperoleh sedikit hasil nyata,
Anda mungkin kurang disiplin.
Perhatikan jadwal Anda minggu lalu,
adakah yang meleset dari
target-target Anda? Jika Anda
menunda-nunda dan berniat
melakukannya nanti, Anda mungkin
perlu membenahi disiplin Anda.
Batal Suka · · Bagikan