Semakin berilmu seseorang, seharusnya ia semakin tahu akan tanda-tanda Kebesaran Allah SWT, maka seharusnya pula ia semakin beriman kepada-Nya, semoga kita bagian dari orang-orang itu, Amin.

Rabu, 16 Juli 2014

"GALAUNYA JIKA PACARAN" Pacaran!

Satu kata indah jika dibayangkan.
Banyak remaja merasa bangga jika menjalankan.
Karena dibaliknya tersimpan sejuta kebebasan.
Pacaran kalau bisa hindarkan.
Karena dibaliknya banyak pintu jebakan.
Kehormatan dan kesucian sebagai taruhan.
Pacaran adalah pintu keburukan.
Jika putus maka derita berkepanjangan.
Mabuknya pacaran sangat menbahayakan.
Sampai tak hiraukan halal dan haram.
Berhati-hatilahcinta melanda.
Tidak sedikit asmara berbuah celaka.
Membuat hidup kadang tak berharga.
Ketika Pacaran berselimut syahwat.
Hati perih jika salah satu khianat.
Bagai tergores pisau berkarat.
Kecewa mendalam tak mempan obat.
Ketika pacar sering berdusta.
Tubuh tersiksa jiwa merana.
Hati memendam sejuta kecewa.
Dirundung luka berbuah derita.
Pacaran hanya akan membuat kecewa.
Karena didalamnya penuh nafsu dan dusta.
Kenyataan akhir rasa sesal kan tersisa.
Cinta dalam pacaran biasanya sering ternodai.
Hati pula yang menanggung sakit tiada terperi.
Dunia yang indah menjadi siksaan diri.
Kecewa di hati sungguh susah diobati.
Setan begitu pintar membuat jebakan.
Dunia indah serasa milik mereka berdua.
Mereka sering lupa dan terlena.
Hingga merelakan kehormatan yang seharusnya dijaga.
Jadilah remaja yang berbudi.
Yang tidak hanya mengikuti kata hati.
Ajaran Agama hendaklah ikuti.
Nasehat ini (kalau bisa) jangan dibantah.
Jika masuh ingin hidupmu tak menuai resah.
Pacaran itu hanya akan membuat hati gundah.
Dan membuat pikiran selalu gelisah.
Masih tidak percaya..??
Silahkan buktikanlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar